Senin, 03 April 2017

Rumah Hutan Drupadi

Minggu ini juga terkabar,

AKHIRNYA ....entah sekolah nonformal ke berapa yang sudah kalian bantu lewat RumahHarapan. 

Satu hal yang pasti, 

SETIAP ANAK BERHAK BELAJAR. 

DIMANAPUN itu. 

Terimakasih untuk sumbangan buku buku dll kalian. 

"RUMAH HUTAN DRUPADI" dalam sebuah hutan sekian jam dari PALU,

akhirnya bisa berdiri. 

Anak bisa belajar, bisa mendapat pengetahuan , gak kalah dengan yang ada di kota. 

Bahkan sekarang ada KELAS HUTAN BAHASA INGGRIS , alias JungleClass Bahasa Inggris. 

Again,

Buat yang mau bantu kasus apapun atau sekedar "Nabung" dana darurat untuk kasus apapun,

cukup dengan miniman Rp 20.000,- aja kamu bisa klik ke :

kitabisa.com/malaikatbrengsek

buat tau sebagian kecil kasus lain yang pernah dikerjakan dalam 9tahun ini bisa klik ke :

fb.com/RHmelanie

thank youuuuu 😘

-MelanieSubono-

Pak Nani dari Blitar

Dear All, 

Mau berterimakasih sambil bercerita sedikit tentang kabar terbaru sih bapak, Pak Nani asal Dusun Kemloko , Blitar. 

Makasih untuk semua sahabat yang sudah membantu sang bapak yang nyaris seumur hidup nya gak pernah menikmati "rumah" atau merasakan enak baik makan maupun tidur,

akhirnya di hari tua nya bisa (semoga) merasakan itu semua. 

Selain si bapak sekarang udah Ganteng dan bersih sehabis CUKUR RAMBUT,

dari uang yang dikirimkan  dan bantuan teman teman, beliau juga udah memiliki KASUR BARU , KURSI RODA , PAKAIAN LAYAK dan SARUNG BARU , LISTRIK TERBAYARKAN, dan DAPUR ADA ISINYA. 

dan Menit ini dirumahnya sedang "DIBANGUN" WC dan pembuangannya supaya semua bersih dan sehat. 

Buat yang mau bantu kasus apapun atau sekedar "Nabung" dana darurat untuk kasus apapun,

cukup dengan miniman Rp 20.000,- aja kamu bisa klik ke :

kitabisa.com/malaikatbrengsek

buat tau sebagian kecil kasus lain yang pernah dikerjakan dalam 9tahun ini bisa klik ke :

fb.com/RHmelanie

thank youuuuu 😘

-MelanieSubono-

Minggu, 05 Maret 2017

Dari Pedalaman Pidi, Aceh

A bit of a #Latepost ,

Rumah Harapan ditahun ke 9lebih ini akhirnya sering di cap Gak Konsisten , kok semua lahan diurusin. 

Hari ini bangun sekolah non formal, bantu petani, lusa ngurus orang sepuh, besoknya lagi turun area bencana, nanti Fauna. 

Well. 

Selama itu ada di RUMAH Indonesia

dan itu masih berbentuk HARAPAN 

dan masih ada tangan kaki untuk bergerak 

dan masih ada orang diluar sana untuk membantu, walaupun sedikit, 

Kita AKAN bergerak. 

Ini desa yang kesisa di bencana Aceh. 

pastinya area yang TIDAK TERBANTU karna tidak ada di "Jalan Raya". 

Saat kejadian bencana, tidak ada yang tau satu anak ini sedang "menuju" Cacar air.  

Dan terjadilah bencana. 

dan secara area mereka salah satu yang paling rusak, tidurlah mereka di "sejenis" tenda, karena gak kebagian tenda beneran. 

Dan siapa yang sangka beberapa hari kemudian nyaris anak kecil SATU DESA pun mengalami cacar, tanpa klinik dan dokter

dan harus tetap tidur di luar dimana angin hanya memperburuk keadaan dan menularkan lebih. 

Anyway akhirnya dengan bantuan beberapa pihak, obat obatan bs sampai langsung ke tangan mereka TANPA melalui posko yang udah PADA BUBAR atau orang orang yang tidak bertanggug jawab. 

Ps, Foto foto ini diambil di salah satu desa di pedalaman Pidi, Aceh. 

Untuk tahu lebih soal apa yang sudah Kita kerjakan selama nyaris 10 tahun bisa buka :fb.com/RHmelanie

dan untuk yang mau Bantu Donasi bisa klik ke:

malaikatbrengsek.org 

(sebelum bertanya, semua penjelasan ada disitu)

terimakasih sangat 

Tuhan memberkati. 

MelanieSubono

Selasa, 28 Februari 2017

Rumah Harapan di Aceh

Ini, TADINYA rumah orang.

Akhir tahun lalu , ACEH #latepost

Sarah Mane, area di bencana aceh yang SANGAT MINIM masuk bantuan,
padahal bantuan numpuk di posko pusat. ( termasuk ratusan box mi instan dari Kemensos yang baru masuk )

Kalo kata posko pusat " Soalnya Jauh "
Begitulah area bencana ramai dgn mobil pasangan politik maupun badan badan lain,
Selama Posko lo di Jalan raya.
Masuk kedalam gak dapet exposure soalnya. 

Begitulah akhirnya Rumah Harapan memilih untuk mendistribusikan puluhan:
* pembalut
* vitamin
* susu
* bubur bayi
* alat mandi
* alat sanitasi / pembersih
secara langsung dengan berkeliling ke daerah yang tidak tersentuh dan memberikan secara langsung




Selasa, 21 Februari 2017

Update dari Rumah Harapan 😊

(plis plis plis kalo boleh liat video pendeknya d IG gw)
Again,
di tahun ke 9 gerakan ini ,
Menurut gue yang harus diselamatkan kalau mau menyelamatkan bangsa ini adalah Pendidikan dan Anak Muda.

Dan sedih itu adalah saat gue mendengar bahwa banyak anak sering mendapatkan ledekan sekarang ini saat mereka itu "HANYA ANAK PETANI"

Dan lebih sedih lagi bahwa saat uang yang kita habiskan untuk membeli secangkir kopi bisa menjadi paket lengkap untuk anak di daerah lain sekolah dan belajar.

So minggu lalu akhirnya Rumah Harapan pun meluas ke LUWUK BANGGAI , SULAWESI TENGAH , bergandengan tangan dgn seorang wanita Pejuang hebat , Mba Eva Bande.

Dan terimakasih untuk Banyak temen yang menyumbangkan barang nya dan OLX yang SETIAP MINGGU memberikan lapak untuk berjualan dan khususnya panitia pasar Santa minggu sebelumnya, terkumpullah cukup uang dan sekian banyak barang yang SUDAH tiba disana dan masih AKAN tiba mulai dari RATUSAN buku dan ALAT SEKOLAH, sampai ( akan menyusul ) peralatan untuk bantu masyarakat petani disana Memaksimalkan kerja mereka.

Again terimakasih Sangat untuk semuanya.

Untuk tau lebih ttg RumahHarapan bisa WATSAPP ke 08569006314
atau buka :
fb.com/RHmelanie
RumahHarapan.id

God Bless u Big time !!

-Melanie Subono-












Sabtu, 11 Februari 2017

Rumah Harapan, Februari 2017

Terima kasih untuk para donatur yang sudah SETAHUN penuh bantu kita mengurus mbah mbah sepuh yang banyak kita temukan secara tidak sengaja awalnya di berbagai area di Jawa Tengah.
Untuk story awalnya bisa di klik lagi di beberapa page kita :

fb.com/RHMelanie ATAU RumahHarapan.co.id

Untuk yang masih inget, ini update dari 3 mbah ...

1. Mbah pertama sehat, baik dan well... tua ya tapi minimal tempat tinggal sekarang bersih. Beliau secara medis ya gak lama waktunya tapi memang karena tua natural bukan lagi penyakit. Makan bisa teratur dan tidak lagi tinggal mepet dengan kambingnya.

2. Mbah kedua ini kalau ingat, punya istri yang juga tidak stabil mental. Well dia sekarang sudah bisa duduk dan keluar rumah sedikit, bahkan istrinya pada hari hari stabilnya bisa membantu tetangga nungguin warung jualan.

3. Mbah ketiga dan yang terakhir kita urus ini menderita Kardio Megali (Jantung Membesar) dan juga paru parunya penuh cairan. Satu satu nya kesulitan dengan beliau adalah tempat tinggal nya yang sulit, di atas Gunung di Desa Tepus.

Sementara dua mbah pertama sudah bisa kita lepas setelah satu tahun kita dampingi,
Mbah yang terakhir ini sebetulnya sudah diuruskan BPJS nya,  hanya yang kita lakukan adalah memastikan (dan masih dicari) untuk ada yang mau menjemput beliau dari atas gunung itu untuk tiap kali melakukan cek ke rumah sakit, karena sementara di lalukan tetap di tempat tinggal beliau yang jauh dan sulit itu.

Anyway sekali lagi terima kasih untuk bantuan nya selama satu tahun untuk ini...
untuk yang ingin tahu lebih tentang RumahHarapan dan gerakannya selama 9 tahun ini, silahkan buka link tadi atau bisa menghubungi nomor:

08569006314 ( sms+wa saja )
atau email : melanie@javamusikindo.com

Terimakasih
God Bless You Big time !
( Melanie Subono, Rumah Harapan )


Senin, 10 Oktober 2016

Air Untuk Malaka

Yang tersayang para Donatur, sahabat...

Akhirnya Dua minggu lalu setelah melewati masa penyembuhan dan masa "baik" air dengan upacara, dan melewati total 16 jam jalan darat,

Tibalah saya di Dusun Kotabot, Desa Alas, Kabupaten Malaka, tempat dimana air bersih adanya lebih dari 10KM , dan walaupun ada puskesmas sederhana, untuk melahirkanpun seorang ibu harus menjalani tapak tersebut kalau memang ingin bayi nya nanti bisa dimandikan dengan air bersih.

Beberapa bulan lalu , bekerjasama dengan Kitabisa.com terkumpulah uang atas bantuan semua donatur.

Dan Setelah 3 bulan penggalian dengan tangan dan alat sederhana dan pengiriman barang lama dari kota besar , saya menyaksikan sendiri akhirnya BUKAN saja 1 sumur yang berhasil dibangun melainkan :

* Mesin Air
* DUA sumur
* Balai sederhana tempat belajar
* buku sekolah
* Stok obat
* Karena ada air, sekarang Mereka membuat kebun kecil dengan berbagai tanaman cepat panen untuk kebutuhan sehari hari mereka.

Untuk itu saya menyertakan video sangat sederhana di Instagram pribadi saya, tapi foto foto lengkap , cerita lengkap akan selalu ada di:

RumahHarapan.id , dan facebook.com/RHmelanie

Sekali lagi saya dan masyarakat mengucapkan terimakasih yang sangat besar.

Tuhan Memberkati,

-Melanie Subono-
RUMAH HARAPAN